Berita

View AllKriminal

Wisata

Kuliner

Berita Terbaru

Sunday, June 9, 2019

Gempa Cilacap Menggoyang Purworejo, Warga Rasakan Getaran

Gempa Cilacap Menggoyang Purworejo, Warga Rasakan Getaran

Purworejo.org - Minggu (9/6/2019) pukul 16.32 WIB sore telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan kurang lebih 5 skala richter. Telah dipastikan titik gempa tersebut berada di jarak kurang lebih 88 km barat daya dari Kabupaten Cilacap. Gempa bumi tersebut juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Purworejo.

Salah satu warga yang merasakan gempa itu adalah Zaenus Syarif, warga Desa Pucangagung, Kecamatan Bayan. Getaran gempa yang terasa dinilai tidak begitu kencang. Meskipun begitu, namun gempa bumi yang berlangsung sebentar itu tetap membuatnya merasa kaget.

"Getaran dari gempa bumi itu tidak begitu terasa kencang, tapi lumayan mengagetkan. Awalnya saya masih ngobrol dengan teman, dan tiba-tiba terasa adanya getaran yang lumayan mengejutkan," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Kusairi mengkonfirmasi dan membenarkan perihal gempa itu. Kusairi juga menjelaskan bahwa gempa tersebut terletak di perairan berkedalaman 10 km dengan titik pusat 88 km barat daya dari Kabupaten Cilacap dan berkekuatan 5.7 SR.

"Kami sudah memberi konfirmasi ke sejumlah sumber, dan memang benar telah terjadi gempa. Kami berharap agar masyarakat tidak perlu khawatir meskipun getarannya terasa sampai di Purworejo, sebab gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami," jelasnya ketika diminta konfirmasi.

Saturday, June 8, 2019

Tak Patuhi Himbauan Polisi, Seorang Remaja Terseret Arus Pantai Jetis Purworejo


Purworejo.org - Petugas Pos pengamanan pantai Jetis bersama dengan tim SAR, berhasil menyelamatkan seorang remaja yang terseret arus pantai, Jumat (7/6/2019) di pantai Jetis, Grabag, Kabupaten Purworejo.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, petugas kepolisian telah menghimbau untuk tidak mandi di laut. Tetapi sejumlah pengunjung tidak mematuhi himbauan tersebut, hingga akhirnya ada salah seorang pengunjung yang tertarik arus air ke tengah laut.

Peristiwa ini mulanya berawal dari korban yang tengah mandi di pinggir pantai, dan tiba-tiba tertarik ombak hingga ke tengah laut. Bripka Asung F yang pada saat itu melihat korban sudah berada di tengah laut langsung berenang mendekati korban.

"Bripka Asung F bersama tim SAR swakarsa berhasil menyelamatkan korban," kata Kapolres Purworejo, AKBP Indra K Mangunsong, Sabtu (8/6/2019).

Diketahui korban bernama Aksana Lukman Fauzi (15), warga Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Setelah berhasil diselamatkan, korban di bawa ke Rumah Sakit Palang Biru untuk mendapatkan perawatan.

Iptu Sudoyo selaku Waka Polsek Grabak menghimbau supaya pengunjung memperhatikan himbauan petugas demi keamanan dan keselamatan bersama.

"Beruntung Petugas Kepolisian dan tim SAR swakarsa dapat melakukan tindakan dengan cepat, sehingga dapat menyelamatkan korban," ujar Iptu Sudoyo. 

Hindari Motor, Avanza Terjun ke Jurang di Jalur Lintas Purworejo-Yogyakarta

Hindari Motor, Avanza Terjun ke Jurang di Jalur Lintas Purworejo-Yogyakarta

Purworejo.org - Terjadi sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas jalan alternatif Purworejo - Yogyakarta, tepatnya di Dusun Kedungrante, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Kecelakaan tersebut menyebabkan satu unit mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi B 2833 XD mengalami kerusakan yang cukup parah.

Diduga mobil tersebut tengah menghindari sepeda motor, hingga pada akhirnya terperosok masuk jurang sedalam 3 meter. Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (7/6/2019).

Kejadian itu bermula ketika sebuah mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Maman (45) warga daerah Penjaringan Jakarta Utara bersama dengan 3 orang penumpang yang melaju dari arah Purworejo menuju Yogyakarta.

Sesampainya di lokasi kejadian, Maman berusaha menghindar dari sebuah sepeda motor yang datang dari arah berlawanan, hingga akhirnya mobil yang dikemudikan Maman terperosok ke dalam jurang sedalam 3 meter.

Menurut keterangan, ditempat kejadian Maman berada di jalan yang berbelok ke kanan, lalu terdapat sebuah sepeda motor dari arah berlawanan yang secara tiba-tiba mengambil jalur di sebalah kiri mobil Maman. Sehingga Maman kaget dan membanting kemudi ke kanan ke arah jurang.

Dari kejadian tersebut tidak ada satupun korban jiwa, namun mobil mengalami kerusakan yang cukup parah.

Joko Nurwanto, selaku Kapolsek Kaligesing langsung ikut mendatangi TKP untuk membantu mengevakuasi korban dan kendaraan.

"Diduga mobil Toyota Avanza itu ketika berbelok terlalu ke kanan, sehingga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan harus mengambil jalur kanan," ungkap Joko, Sabtu (8/6/2019).

Sunday, June 2, 2019

Ani Yudhoyono dalam Kenangan Keluarga di Purworejo

Ani Yudhoyono dalam Kenangan Keluarga di Purworejo

Purworejo.org - Keluarga besar di Purworejo merasa amat kehilangan atas meninggalnya Ani Yudhoyono. Dalam kenangannya, Ani Yudhoyono adalah sosok yang sangat peduli dan perhatian terhadap keluarga.

"Beliau adalah orang yang bersahaja, baik, tidak sombong, perhatian dan peduli terhadap keluarga. Walaupun saya bukan seorang pejabat, namun beliau tetap peduli dan perhatian," ucap Yulia, sepupu ibu Ani yang tinggal di Jalan Brigjen Katamso No. 67 Purworejo, saat diwawancarai media pada Sabtu (1/6/2019).

Keluarga Ibu Ani di Purworejo sempat berharap agar jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan di makam keluarga berdampingan dengan makam ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo yang terletak di daerah Purworejo.

"Mau kami ya jenazah Ibu Ani bisa dimakamkan di Purworejo, sebab keluarga besar Ibu Ani kan dimakamkan di Purworejo semuanya. Jika dimakamkan di Kalibata kan jadi jauh semisal keluarga hendak ziarah. Tetapi mungkin lantaran sebuah penghargaan dari Pemerintah harus dimakamkan di Kalibata, ya sudah," jelas Yulia.

Selain itu, Yulia juga sempat menyampaikan bahwa keluarga besar merasa begitu kehilangan atas meinggalnya Ibu Ani Yudhoyono.

"Sebelumnya saya sempat mengirim pesan WA untuk saudara yang ada di Jakarta belum ada kabar tentang hal tersebut. Tapi sekitar satu jam kemudian ada seorang wartawan yang memberitahu tentang kabar tersebut. Setelah kami cek, ternyata benar bahwa Ibu Ani meninggal dunia. Tentu kami semua di sini merasa begitu kehilangan beliau," ujarnya.

Saturday, June 1, 2019

Miris! Bayi Usia 2 Hari Ditemukan Terbungkus Tas Kresek di Dalam Toilet Rumah Kosong

Miris! Bayi Usia 2 Hari Ditemukan Terbungkus Tas Kesrek di Dalam Toilet Rumah Kosong

Purworejo.org - Bayi merah diperkirakan masih berumur kurang lebih 2 hari ditemukan dalam keadaan bernyawa oleh salah seorang warga daerah Purworejo, Jawa Tengah. Bayi tersebut di temukan di sebuah rumah kosong, tepatnya di dalam kamar mandi rumah tersebut. Mirisnya, selain di letakkan di dalam kamar mandi rumah kosong, bayi ini juga ditemukan terbungkus dengan tas kresek.

Salah seorang warga menumukan bayi berjenis kelamin perempuan ini di dalam kamar mandi sebuah rumah kosong yang terletak di daerah Kampung Aglik Selatan, Semawung Daleman, Kutoarjo, pada hari Sabtu (1/6/2019).

"Ya benar, telah ditemukan bayi di dalam kamar mandi sebuah rumah kosong. Jenis kelaminnya perempuan," ungkap Kapolsek Kutoarjo, AKP Markotib, kepada media di kantornya.

Sebelum ditemukan, mulanya ada seorang anak bernama Ferlyana (11) yang mendengar tangisan bayi di sekitar rumah kosong. Kemudian ia memberitahukan hal tersebut kepada salah seorang warga. Setelah dicek ternyata benar, ditemukan seorang bayi di dalam rumah kosong tersebut, tepatnya di dalam kamar mandi.

"Kemudian bayi tersebut langsung dilarikan oleh warga ke Puskesmas Semawung Daleman. Setelah diperiksa, bayi itu memiliki berat badan 3,3 kg dengan panjang 47 cm," lanjutnya.

Saat ini, bayi malang tersebut masih  berada dalam perawatan medis oleh petugas Puskesmas Semawung Daleman. Menurut perkiraan, bayi tersebut masih berumur 2 hari.

"Alhamdulillah, bayinya sehat. Waktu ditemukan bayinya berada di dalam tas kresek dan tali pusarnya sudah dipotong. Kemungkinan bayinya masih berumur 2 hari," ucap Bidan Puskesmas, Brilian Puspita Dewi (24).

Kini kasus tersebut masih ditangani oleh pihak Polsek Kutoarjo. Petugas Polsek Kutoarjo berharap agar pelaku pembuang bayi tersebut dapat dengan segera ditangkap serta bisa bertanggung jawab atas tindakannya.